Pada tahun 2024, ekspor madu Tiongkok melonjak, didorong oleh permintaan global akan makanan sehat dan rantai pasokan yang beragam. Produk lebah Tiongkok seperti madu dan royal jelly memperoleh pijakan yang lebih kuat di pasar internasional dengan kualitas yang stabil dan harga yang kompetitif. Khususnya, Delee Foods Group Co.,ltd. memainkan peran penting dalam pertumbuhan ini melalui ekspansi global yang strategis. Berikut ini adalah sorotan dan tren utama:
Ekspor Madu Tiongkok 2024: Peningkatan Volume dan Nilai, Diversifikasi Pasar
- Kinerja Tahunan yang Kuat
- Ekspor setahun penuh mencapai USD 359 juta, naik 5.00% secara tahunan, sementara volume ekspor mencapai 183.600 ton, melonjak 11.71%. Hal ini menggarisbawahi meningkatnya ketergantungan global pada produk madu Tiongkok.
- Pada bulan Desember saja, ekspor USD 35 juta(+4.41%) dan 19.400 ton (+10.55%), menandakan momentum akhir tahun yang kuat.
- Pasar Teratas: Jepang Memimpin, Eropa dan Timur Tengah Memperoleh Daya Tarik
10 pasar teratas—Jepang, Inggris, Belgia, Spanyol, Polandia, AS, Jerman, Belanda, Australia, dan Arab Saudi—menyumbang 82%dari total nilai ekspor.
- Jepangtetap menjadi pembeli terbesar dengan ekspor tahunan sebesar USD 72 juta (+4.90%), termasuk USD 5 juta pada bulan Desember (+5.27%).
- Permintaan Eropa: Enam negara Eropa (Inggris, Belgia, Spanyol, Polandia, Jerman, Belanda) masuk dalam 10 teratas, yang mencerminkan makin dalamnya kepercayaan terhadap produk Tiongkok.
- Pasar Berkembang:Arab Saudi memulai debutnya di 10 besar, menyoroti potensi yang belum dimanfaatkan di Timur Tengah.
Delee Foods Group: Bintang Baru dalam Perdagangan Madu Global
Sebagai kontributor utama pertumbuhan ekspor Tiongkok, Kami mencapai tonggak penting pada tahun 2024:
- Ekspor madu melampaui USD 8 juta, sementara ekspor produk lebah yang lebih luas (termasuk propolis, royal jelly) melebihi USD 3 jutauntuk pertama kalinya, menandai pertumbuhan tahun ke tahun yang signifikan.
- Penyelarasan Pasar Strategis:Perusahaan kami mengekspor ke pasar-pasar utama seperti Inggris, Spanyol, Jepang, Polandia, Belanda, Australia, dan Arab Saudi—mencerminkan tujuan ekspor utama China dan menunjukkan pertumbuhan yang sinergis.
- Arab Saudi sebagai Pasar Utama: Upaya kami yang terfokus di Arab Saudi membuahkan hasil, dengan negara tersebut menjadi pasar tunggal terbesarnya karena kuatnya permintaan terhadap produk madu premium.
Pencapaian ini menyoroti kemampuan rantai pasokan Delee yang kuat dan kemampuan Tiongkok yang terus berkembang untuk bersaing secara global melalui strategi merek dan pasar khusus.
Prospek Masa Depan: Kualitas dan Inovasi untuk Mempertahankan Pertumbuhan
Data tahun 2024 menunjukkan adanya pergeseran dalam industri madu Tiongkok dari pertumbuhan yang “didorong oleh volume” menjadi pertumbuhan yang “didorong oleh kualitas dan diversifikasi”. Untuk memanfaatkan permintaan yang meningkat akan produk kesehatan alami, pelaku industri harus:
- Meningkatkan ketertelusuran dan sertifikasiuntuk memenuhi standar ketat Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan;
- Jelajahi pasar negara berkembangdi Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Afrika, memanfaatkan perjanjian perdagangan;
- Mengembangkan produk bernilai tinggiseperti madu organik, suplemen lebah fungsional, dan kemasan ramah lingkungan untuk membedakan penawaran.
Tahun 2024 menandai tahun yang penting bagi ekspor madu Tiongkok, memadukan kinerja yang kuat dengan strategi global yang terus berkembang. Dari tren ekonomi makro hingga kisah sukses perusahaan seperti kami, sektor ini siap untuk "mempermanis" pengaruh globalnya lebih jauh. Seiring dengan meningkatnya konsumsi yang sadar kesehatan dan praktik perdagangan yang berkelanjutan, industri lebah Tiongkok berada pada posisi yang tepat untuk mengubah tantangan menjadi peluang.




