Madu merupakan makanan alami dengan rasa manis dan mengandung gula sederhana yang dapat diserap oleh tubuh tanpa dicerna. Madu adalah lebah madu yang menggunakan sedotan lidah untuk menyerap nektar dari organ bunga dan nektar tumbuhan. Setelah dibawa kembali ke sarang lebah, nektar dimuntahkan ke dalam sarang dari kantung nektar, kemudian berulang kali dihirup dan dimuntahkan oleh lebah, dicampur dengan invertase yang disekresikan oleh kantung madu. Nektar disimpan di dalam sarang. Di bawah aksi enzim, polisakarida dalam nektar diuraikan menjadi glukosa dan fruktosa, kadar air berkurang menjadi sekitar 20%, dan madu matang pada dasarnya terbentuk. Orang dapat menggunakan aksi sentrifugal dari pengocok madu untuk mendapatkan madu mentah yang sudah jadi. Dari perspektif ilmu pangan, Madu adalah makanan nabati.
Royal jelly, juga dikenal sebagai royal jelly, bee jelly, royal jelly, dll., disekresikan oleh kelenjar rahang atas dan kelenjar lidah lebah pekerja berusia 6-16 hari, dan digunakan untuk memberi makan ratu lebah dan larva. , astringen, rasa pedas, kaya akan asam decenoat, asam nukleat, protein, vitamin, elemen pelacak dan nutrisi lainnya, memiliki efek meningkatkan kekebalan, anti-kelelahan dan meningkatkan kualitas tidur pada tubuh manusia.
Perbedaan antara madu dan royal jelly terletak pada nilai gizinya. Nilai gizi royal jelly puluhan kali lebih tinggi dari madu, dan royal jelly hanya bisa digunakan oleh ratu lebah. Tentu saja, harga madu dan royal jelly tidak sama. unggul.
Royal jelly segar harus tetap beku. Tujuan kriopreservasi terutama untuk mengawetkan bahan aktif dalam royal jelly. Bahan aktif dalam royal jelly segar merupakan komponen penting dari royal jelly, dan juga merupakan mekanisme fungsi magis royal jelly. Jika tidak dibekukan, zat ini akan cepat mati dan berfermentasi. Royal jelly dapat disimpan beku pada suhu sekitar -5°C selama 1 tahun; pada -18°C, dapat disimpan lebih dari 2 tahun. Royal jelly segar kehilangan aktivitasnya setelah 6 jam pada suhu kamar. Oleh karena itu, setelah konsumen membeli royal jelly, mereka dapat menyimpan royal jelly yang mereka perlukan setiap hari selama sekitar satu minggu di lemari es, dan yang tidak mengambilnya harus disimpan di lapisan freezer lemari es. Tidak ada kondisi beku, dan yang perlu disimpan pada suhu kamar dapat disimpan dengan mencampur royal jelly dengan madu. Karena madu sendiri merupakan zat gula, dan konsentrasinya tinggi dapat menghambat perkembangbiakan bakteri, dan terdapat zat dalam madu yang dapat menghambat perkembangbiakan bakteri, maka madu merupakan bahan yang paling ideal untuk menyimpan royal jelly. Selain itu, mengonsumsi royal jelly yang dicampur dengan madu memiliki efek yang lebih signifikan dibandingkan dengan mengonsumsi royal jelly saja. Namun, madu harus memiliki konsentrasi tertentu untuk mengawetkan royal jelly. Biasanya 5% yang sesuai, yaitu 5g royal jelly dicampur dengan 95g madu secara merata, dan madu murni berkualitas tinggi dengan konsentrasi tinggi harus digunakan. Cairan madu royal jelly ini bisa disimpan di dalam ruangan selama 3 bulan. Suhu, udara dan sinar matahari memiliki pengaruh yang besar terhadap kualitas royal jelly, sehingga royal jelly harus disimpan dalam kondisi suhu rendah, gelap dan kedap udara.




