Propolis lebah adalah padatan koloid dengan bau aromatik, dibuat oleh lebah yang mengumpulkan resin dari spora tanaman atau batang pohon dan mencampurnya dengan sekresi kelenjar palatina dan kelenjar lilin mereka. Proses produksi kami benar-benar mengikuti hukum alam. Dari pengumpulan hingga pemrosesan, setiap mata rantai dikontrol secara ketat untuk memastikan kemurnian dan kualitas produk.
Dalam kehidupan yang serba cepat, kesehatan telah menjadi topik yang semakin diperhatikan orang. Sebagai salah satu anugerah alam yang sangat berharga, propolis secara bertahap menjadi bagian penting dari kehidupan yang sehat karena kandungan nutrisinya yang kaya dan berbagai manfaat kesehatannya.
Propolis lebah kaya akan flavonoid, terpena, asam organik, vitamin, mineral, dan zat bioaktif lainnya. Zat-zat ini memberi propolis efek farmakologis yang kuat. Oleh karena itu, propolis memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk tetapi tidak terbatas pada antibakteri, antiradang, dan peningkatan kekebalan tubuh. Efek-efek ini tidak hanya telah diverifikasi dalam pengobatan tradisional tetapi juga didukung oleh ilmu pengetahuan modern. Penggunaan produk propolis secara teratur dapat secara efektif membantu tubuh manusia meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit seperti pilek. Ini adalah produk kesehatan yang ideal dalam kehidupan modern.
Semua orang tahu bahwa propolis lebah berharga, tetapi ada juga beberapa kesalahpahaman.
Mitos 1: propolis lebah sebagian besar adalah resin, dan tidak ada bahan berharga apa pun.
Propolis yang baru dikumpulkan mengandung resin dan balsam, lilin lebah, serbuk sari, dan zat-zat lainnya. Namun, setelah analisis ilmiah, lebih dari 20 kategori dan lebih dari 300 jenis senyawa telah diisolasi dan diidentifikasi dari propolis. Senyawa-senyawa tersebut terutama meliputi flavonoid, terpena, asam organik, aldehida aromatik, alkohol, lipid, dan berbagai asam amino, gula, enzim, vitamin, mineral, dll. Begitu banyak bahan aktif dan zat efektif yang jarang dapat muncul dalam propolis pada saat yang bersamaan.
Mitos 2: Propolis lebah dapat langsung menurunkan gula darah pada pasien diabetes.
Propolis tidak memiliki efek langsung dalam menurunkan gula darah, tetapi penggunaan jangka panjang membantu menstabilkan gula darah. Berdasarkan pengamatan klinis selama bertahun-tahun, pasien diabetes bersikeras mengonsumsi produk propolis, yang memiliki efek hipoglikemik tambahan, terutama melalui efek terapeutik propolis yang komprehensif, yang memiliki efek pencegahan dan perbaikan yang baik terhadap berbagai komplikasi diabetes.
Mitos 3: Propolis lebah yang dibeli dari peternak lebah lebih alami dan dapat dimakan langsung.
Propolis (bahan baku propolis) yang diambil langsung dari sarang lebah mengandung kotoran seperti lilin lebah, dahan lebah, serbuk gergaji, lumpur, logam berat, dll., dan tidak dapat dimakan secara langsung. Secara khusus, dipengaruhi oleh beberapa kondisi pengumpulan dan penyimpanan, kandungan logam berat dalam propolis umumnya tinggi, dan harus dipisahkan dan dimurnikan sebelum dapat dimakan. Oleh karena itu, aman dan dapat diandalkan untuk memilih produk propolis yang diproduksi oleh produsen reguler dan dengan nomor batch produk perawatan kesehatan.
Sebagai produsen produk propolis, Delee Foods Group Co.,ltd menyediakan berbagai macam produk propolis, termasuk propolis cair, propolis chunk, tablet propolis, kapsul propolis, dan produk berkualitas tinggi lainnya. Kami berfokus pada kesehatan dan alam, kami telah menekankan pada pelanggan, kualitas sebagai tanggung jawab kami, dan inovasi serta kemajuan berkelanjutan sejak awal berdirinya. Kontrol ketat terhadap kualitas produk dan pengejaran pengalaman pelanggan yang tiada henti, semua ini dilakukan agar lebih banyak orang dapat menikmati manfaat kesehatan dari propolis.
Sebagai pabrik produk lebah dan madu di Tiongkok selama lebih dari 20 tahun, kami sepenuhnya menyadari nilai dan potensinya, dan berkomitmen untuk menyediakan konsumen dengan produk propolis yang paling murni dan paling efektif, sehingga setiap orang yang memilih kami dapat menikmati anugerah alam.




